Kepala Dinas Pendidikan Jeneponto Resmi Buka Pendampingan Digitalisasi 2026: “Guru Harus Menjadi Penggerak Transformasi Pembelajaran, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

by -337 Views

Jeneponto, sekolah-digital.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mempercepat transformasi pendidikan berbasis digital kembali ditegaskan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Alamsyah, S.E., M.M., secara resmi membuka Pendampingan Pelaksanaan Program Digitalisasi Tahap IV Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (30/6/2026), di UPT SMP Negeri 1 Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, hingga 1 Juli 2026 tersebut diikuti oleh 20 guru dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan perangkat digital, platform pembelajaran, serta teknologi kecerdasan artifisial (AI) guna menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.

Dalam sambutannya, Alamsyah, S.E., M.M. menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan yang harus menjadi budaya kerja di setiap satuan pendidikan.

“Transformasi digital di sekolah tidak akan berhasil hanya karena tersedianya perangkat. Kunci utamanya ada pada guru. Guru harus menjadi penggerak perubahan, mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik. Jangan biarkan perangkat digital hanya menjadi pajangan di ruang kelas, tetapi jadikan sebagai jembatan lahirnya generasi Jeneponto yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.”

Ia juga mengajak seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan pendampingan ini sebagai ruang belajar bersama untuk meningkatkan kompetensi digital sekaligus membangun kolaborasi antarguru.

“Saya berharap setelah kegiatan ini selesai, para guru tidak berhenti pada pelatihan. Jadilah agen perubahan di sekolah masing-masing. Bagikan ilmu kepada rekan sejawat, manfaatkan akun belajar.id secara optimal, gunakan kecerdasan artifisial secara bijak, dan hadirkan pembelajaran yang membuat siswa lebih aktif, kreatif, serta mencintai proses belajar.”

Kegiatan pendampingan menghadirkan dua fasilitator dari Kabupaten Jeneponto yang telah berpengalaman dalam pengembangan pembelajaran digital, yakni Zulkifli Tompo, Co Kapten belajar.id Kabupaten Jeneponto sekaligus guru SMKN 7 Jeneponto, serta Muhammad Rizal Firdaus, Guru Pejuang Digital (GPD) dan guru UPT SDN 1 Bangkala. Keduanya mendapat mandat dari BBPMP Provinsi Sulawesi Selatan untuk memfasilitasi seluruh rangkaian pelatihan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mengenai eksplorasi dan pemeliharaan perangkat digitalisasi, pemanfaatan pembelajaran berbasis TPACK, penggunaan Ruang Murid dan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran, praktik pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP), hingga peer teaching, serta penyusunan rencana tindak lanjut untuk diterapkan di sekolah masing-masing.

Dengan dibukanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital. Sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, BBPMP Provinsi Sulawesi Selatan, serta para penggerak digital pendidikan diharapkan mampu mempercepat lahirnya ekosistem pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.